Jihadnya Seorang Wanita

Jihadnya Seorang Wanita

Jihadnya Seorang Wanita

Tidak diragukan lagi bahwa peran wanita dalam menolong agama ini sangat besar. Mereka adalah Ibu, Saudara perempuan, anak perempuan atau yang lainnya. Mereka adalah penentu kualitas suatu masyarakat. Jika mereka baik, maka masyarakat pun baik, dan jika mereka buruk , maka buruk pula masyarakat tersebut. Sangat keliru apabila ada yang mengatakan bahwa menolong agama Allah(An-Nushrah) hanya dapat dilakukan oleh kaum pria.

Banyak orang yang mendefinisikan menolong agama Allah (An-Nushrah) terbatas pada berjihad melawan orang-orang kafir dengan senjata, ini keliru. Karena “Al-Jihad” menurut bahasa adalah mengerahkan seluruh kekuatan dan kemampuan.Sedangkan menurut syara adalah mengerahkan segenap kemampuan untuk mendakwahi (mengajak) orang – orang kafir kepada agama yang benar (Islam) dan memerangi mereka apabila menolaknya. itulah definisi jihad secara umum.

Ibnul  Qoyyim al-Jauziyah rahimabullaah menyebutkan 4 tingkatan jihad :

  1. Jihad melawan hawa nafsu
  2. Jihad melawan syaitan
  3. Jihad melawan orang-orang kafir dan munafik
  4. Jihad melawan orang – orang yang zhalim dan mungkar.

Keempat jihad ini, dalam kehidupan mungkin kita pernah merasakannya akan tetapi kadang kita tidak menyadari kategori manakah ini, hal yang biasanya kita tidak menyadarinya, biasanya masuk dalam jihad melawan hawa nafsu atau jihad melawan syaitan, karena jihad ini tidak dapat kita lihat secara nyata tapi dapat kita rasakan, lain halnya jihad melawan orang – orang kafir dan munafik dan jihad melawan orang – orang yang zhalim dan mungkar ini biasanya jelas karena adanya objek yaitu orang – orang yang nyata dapat kita lihat dan kita rasakan. Disinilah peran wanita dalam menolong  Agama Allah sangat besar; karena perannya disini dia bisa sebagai pengingat sehingga tidak tersesat ke jalan yang salah, penyemangat sehingga menghasilkan keyakinan dan penebar kesabaran untuk melawan segala godaan syaitan.

Saudariku tercinta, pintu – pintu untuk membela dan menolong agama ini telah terbuka lebar dihadapan kita, segeralah untuk memasukinya, singsingkan lengan baju, ikutilah perjalanan wanita – wanita mulia seperti Khadijah, Aisyah dan Sumayyah.

Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’alaa memberikan ilmu yang bermnafaat bagi kita, bagi Islam dan bagi kaum muslimin. Sesungguhnya Allah Ta’ala Maha mendengar dan Mahamemperkenankan do’a Dialah sebaik baik pelindung dan penolong kita. Amin

Sumber : Maram binti Shalih al-Athiyyah

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *